True Muslimah blog ini berisi tentang artikel-artikel tentang bagaimana muslimah yang sebenarnya semoga bisa menginspirasi kalian ya.enjoy the articles!

Jumat, 13 November 2015

Akhlak dan Postingan


Haiiii...kali ini aku bawa artikel tentan Akhlak dan Postingan..kalian pasti sering denger kan ada yang bilang 'ihh si A mah alimnya cuma di socmed ajaa..aslinya mah aapaann..' gituu kann..nah silahkan dibaca artikelnyaa..

Akhlak dan Postingan merupakan 2 hal yang sangatlah berbeda.
Namun, ada saja orang yang menyama-nyamakannya.
.
Akhlak merupakan sikap seseorang yang berasal dari dalam dirinya . Sedangkan, Postingan adalah sebuah media untuk saling berbagi . Entah itu berbagi kebaikan atau yang lainnya.
.

Ibadah seorang perempuan non-hijab

Apakah Diterima Ibadah Seorang Perempuan yang Tidak Berjilbab?


SAUDARIKU yang dirahmati Allah Swt., berjilbab saat ini mulai digandrungi kaum hawa. Bisa jadi ada yang hanya ikut-ikutan trend atau juga yang memang memahami dan ingin melaksanakan perintah-Nya.

Berbagai jenis dan model jilbab saat ini banyak didapati, ada yang sesuai dengan syariat ada juga yang tidak. Bahkan terbilang syubhat jika dipakai, jilbab memang digunakan tapi tidak terhulur sampai ke dada serta bagian kaki malah tampak ketat dan terlihat.

Kriteria Wanita Shaliha dalam surat An-Nisa ayat 34

3 Kriteria Wanita Shaliha dalam Surat An-Nisa Ayat 34

“Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka).”

WANITA seperti apa yang layak mendampingi hidup suami, di mana kelak mereka akan menjadi rahim peradaban. Surat An Nisa’: 34 di atas menjelaskan dengan singkat tetapi sangat jelas. Wanita yang seperti inilah yang harus dicari oleh para laki-laki. Agar anak-anak kelak mendapatkan ibu yang istimewa. Mengingat pentingnya peran wanita dalam rumah tangganya dan sangat sentral bagi anak-anaknya. Maka kriteria wanita ini harus diperhatikan oleh para wanita, para laki-laki yang sedang mencari labuhan hati, bagi keluarga yang ingin membuat bata-bata peradaban dan bagi para orangtua yang sedang menentukan calon menantunya.
Berikut ini kriteria detail dalam penjelasan kitab-kitab tafsir untuk ayat di atas:

1. Sholehah

Kata ini sering kita dengar. Tetapi dalam ayat ini, Allah mendefinisikan kata sholehah bagi seorang wanita. Yaitu: Qonitat dan Hafidzot lil Ghoib.

Jadi, kesholehan adalah kriteria utama yang wajib ada pada wanita calon istri dan ibu. Itu artinya, upaya seorang wanita untuk terus memperbaiki diri hingga layak disebut sholehah harus terus ditingkatkan dan didukung oleh suami.

Ar Razi dalam Mafatih Al Ghaib berkata,

“Ketahuilah bahwa wanita tidak disebut sholehah kecuali jika taat pada suaminya. Karena Allah berfirman: فالصالحات قانتات . Alif Lam dalam kata bentuk jama’ (banyak) berfungsi istighroq (mencakup semua), ini menunjukkan bahwa setiap wanita akan menjadi sholehah dengan syarat harus taat.”

2. Qonitah

Artinya adalah wanita yang taat. Ibnu Abbas dan yang lainnya berkata: Yaitu taat kepada suami. (Tafsir Ibnu Katsir).
Di dalam Tafsir Fathul Qodir, ditambahkan: Yaitu yang taat kepada Allah, menjalankan hak-hak Allah dan hak-hak suami.
Sementara Al Biqo’i dalam Nadzmud Duror, memperjelas: Ikhlas dalam taat kepada suami.
Dari tiga ulama tafsir tersebut, bisa kita gabungkan. Bahwa kata Qonitah berarti: Seorang wanita yang taat kepada Allah dan suaminya dengan hati yang ikhlas.

Istri yang baik adalah yang memulai semuanya dengan ketaatannya kepada Allah. Melaksanakan dengan sebaik mungkin kewajibannya terhadap Sang Pencipta. Wanita yang paham akan hak-hak Allah dan melaksanakannya dengan sebaik mungkin. Wanita yang teguh imannya, baik ibadahnya, mulia akhlaknya dan indah muamalahnya.

Jika telah terlaksanakan dengan baik hal tersebut, sudah otomatis dia akan memahami hak-hak sang suami. Ketaatan adalah modal utama keutuhan rumah tangga.

Ya, ketaatan istri adalah kebahagiaan suami dan istri. Seorang suami jelas lebih bersyukur disuguhi ketaatan istri daripada ‘prestasi’ istri di luar rumahnya. Dan seorang istri akan merasakan kebahagiaan yang luar biasa saat mampu menjadi istri yang taat kepada suaminya.

Dan berhati-hatilah dengan berbagai ajaran, isu yang dihembuskan agar para wanita memberontak dan jangan mau dijadikan masyarakat nomer dua. Hembusan yang datang dari budaya barat yang tidak beriman itu, jika diserap akan menghasilkan rumah tangga yang berantakan seperti rumah tangga mereka.

Ketaatan terhadap perintah Allah dan terhadap suami harus dilaksanakan dengan hati yang ikhlas. Keikhlasanlah yang akan mendatangkan pahala. Keikhlasanlah yang akan membuat seluruh aktifitas ketaatan yang melelahkan itu terasa ringan dan bisa dinikmati. Keikhlasanlah yang bisa menembus hati suami sehingga semakin terikat kuat hubungan keduanya dan menjadi istri yang tak tergantikan di hati suami.

Asahlah terus ketaatan dengan ikhlas. Dan lihatlah power cahayanya bagi rumah tangga.

3. Hafidzhoh lil Ghoib

As Suddi dan yang lainnya berkata: Yaitu menjaga suaminya dalam dirinya saat sedang tidak ada, demikian juga menjaga hartanya. (Tafsir Ibnu Katsir)

Al Biqo’i menambahkan: Yaitu menjaga hak-hak suami berupa jiwa, rumah, harta pada saat suami tidak sedang tidak ada, demikian juga menjaga hartanya. (Tafsir Ibnu Katsir)

Al Biqo’i menambahkan: Yaitu menjaga hak-hak suami berupa jiwa, rumah, harta pada saat suami tidak sedang bersama istri. (Nadzmud Duror)

Berarti, istri istimewa cirinya adalah: Menjaga hak-hak suaminya, terutama saat sang suami sedang tidak ada.

Hak-hak suami yang harus dijaga adalah, haknya terhadap diri dan jiwa sang istri serta seluruh harta benda suami.
Lagi-lagi, inilah kebahagiaan suami dan istri. Amanah bagi istri ini, jika dilaksanakan dengan baik oleh istri akan semakin menebalkan rasa cinta bagi suaminya dan memberikan kebahagiaan hati yang tak terkatakan.

Bagi seorang suami, jelas dia merasa sangat nyaman walau harus meninggalkan istrinya. Nyaman dan aman pada istri yang tidak mungkin berlaku nista di belakangnya. Nyaman dan aman pada harta yang benar-benar dijaga dan tidak dikeluarkan kecuali seizinnya. Nyaman dan aman karena jerih payahnya selama ini terjaga oleh istri yang mengerti.

Jadi, inilah kunci besar bagi wanita atau bagi anak perempuan yang sedang tumbuh dalam pendidikan dan layak dijadikan istri serta ibu bagi anak-anak di kemudian hari. Yaitu:

a. Taat kepada Allah

b. Taat kepada suami

c. Ikhlas dalam ketaatannya

d. Menjaga dirinya dan cintanya saat suami tidak ada

e. Menjaga harta suami dengan baik

Semuanya terkemas dalam satu kata: SHOLEHAH… []

Sumber: E-Book Kuliah Online Parenting Nabawiyah/Budi Ashari, Lc/2012

Menjadi sebaik-baiknya pengguna sosial media


Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)

Hadits ini dishahihkan oleh al Albani didalam “ash Shahihah” nya.


Dari Ibnu Umar bahwa seorang lelaki mendatangi Nabi saw dan berkata,”Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling diicintai Allah ? dan amal apakah yang paling dicintai Allah swt?” Rasulullah saw menjawab,”Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang paling bermanfaat buat manusia dan amal yang paling dicintai Allah adalah kebahagiaan yang engkau masukkan kedalam diri seorang muslim atau engkau menghilangkan suatu kesulitan atau engkau melunasi utang atau menghilangkan kelaparan. Dan sesungguhnya aku berjalan bersama seorang saudaraku untuk (menuaikan) suatu kebutuhan lebih aku sukai daripada aku beritikaf di masjid ini—yaitu Masjid Madinah—selama satu bulan. Dan barangsiapa yang menghentikan amarahnya maka Allah akan menutupi kekurangannya dan barangsiapa menahan amarahnya padahal dirinya sanggup untuk melakukannya maka Allah akan memenuhi hatinya dengan harapan pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang berjalan bersama saudaranya untuk (menunaikan) suatu keperluan sehingga tertunaikan (keperluan) itu maka Allah akan meneguhkan kakinya pada hari tidak bergemingnya kaki-kaki (hari perhitungan).” (HR. Thabrani)

Hadits ini dihasankan oleh Syeikh al Albani didalam kitab “at Targhib wa at Tarhib” (2623)
-----------------

Sadar atau tidak, segala apa yang diciptakan oleh Allah di langit maupun di bumi tidak ada yang sia-sia, semua pasti menghasilkan manfaat bagi makhluk lainnya di bumi yang khususnya untuk manusia.

Lalu kita sebagai manusia sudahkan bermanfaat bagi yang lain? ^^

Media sosial (facebook, twitter, youtube, path, instagram, dll) milik kita sudahkan memberi manfaat? Atau malah merugikan orang lain? ^^

Apakah kita termasuk golongan manusia yang sering berkata, "Suka-suka gw dong, facebook2 gw, twitter2 gw, terserah gw mau dipake buat apa."? ^^

Semoga kita kembali ingat bahwa yang kita kejar di dunia ini hanyalah 'bekal' untuk dunia yang abadi. Kalau kita hidup sembarangan khawatir kita tak punya cukup waktu. ^^

Kita bisa memilih: meninggalkan jejak (tulisan, foto, video) yang bermanfaat dan mendatangkan pahala atau jejak yang sia-sia. ^^

Pahamilah bahwa Allah telah menutup aib kita, maka tak seharusnya tangan dan nafsu ini yang membukanya ke khalayak. ^^

Kita pun sudah diajarkan bagaimana ilmu yang bermanfaat adalah amalan yg tak terputus setelah kita meninggal. Mengapa tak gunakan media sosial sebagai penyalurnya? ^^
---------------

Kenapa wanita butuh curhat?



Karena setiap hari wanita butuh berbicara 20.000 kata per hari, beda dengan lelaki yang hanya butuh 7000 kata.
Karena wanita berpikirnya lateral. Artinya dalam satu waktu ia mampu memikirkan dan merasakan banyak hal. Sebaliknya, lelaki kebanyakan hanya mampu melakukan satu pekerjaan dalam satu waktu. Gak percaya? Lihat aja seorang ibu Mahmud Abas (Mamah Muda Anak Baru Satu), pagi-pagi sambil masak bisa sambil dengerin radio, update status plus kontrol anak. MasyaAllah..
Karena wanita cenderung dominan sisi perasaannya, maka ia butuh tempat untuk mencurahkan seluruh keluh kesah dan kekhawatirannya.
Lalu bagaimana agar ia nyaman di sampingmu?
Siapkan telinga yang siap mendengar dengan baik. Siapkan bahu yang kuat untuk menopang tubuhnya, siapkan hati yang sabar mendengar curahan hatinya, siapkan jemari untuk menyeka air matanya.
Jangan sampai, ia malah mendapatkan kenyamanan curhat dengan teman yang salah atau bahkan dengan sosok lelaki lain yang bukan suaminya.
Jadilah sahabat terbaiknya, bukan sekedar suami halalnya.
Setujuu..???
Setia Furqon Kholid
Asyiknya Bangun Cinta


5 PERBUATAN WANITA YANG DICATAT ZINA MESKIPUN TIDAK BERZINA

5 PERBUATAN WANITA YANG DICATAT ZINA MESKIPUN TIDAK BERZINA

WAJIB BACA

Zina adalah dosa besar yang harus dijauhi. Apalagi oleh wanita yang telah memiliki suami. Wanita yang telah bersuami, jika ia melakukan zina (berhubungan dengan laki-laki selain suaminya), maka hukuman hadd atasnya adalah dirajam hingga mati.

Selain zina dalam pengertian yang sebenarnya, ada pula sejumlah perbuatan yang membuat wanita seakan-akan melakukan zina atau memikul dosa seperti dosanya zina.

1. Memakai parfum agar laki-laki mencium baunya

Agaknya perbuatan ini sangat marak dilakukan oleh para wanita di zaman modern ini. Mereka memakai parfum saat keluar rumah sehingga baunya tercium oleh kaum laki-laki yang bukan mahramnya. Dari bau yang menarik, akhirnya laki-laki bisa tertarik dan syahwatnya bisa tergoda.

Yang mengenaskan, parfum itu justru hanya dipakai saat keluar rumah sehingga laki-laki lain menikmati wanginya sementara ketika mereka berduaan dengan suaminya justru tidak memakai wewangian tersebut.

Rasulullah menyebut wanita yang memakai parfum saat keluar rumah sehingga laki-laki lain mencium baunya dengan sebutan wanita pezina. Na’udzubillah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

“Wanita mana saja yang memakai parfum kemudian lewat pada suatu kaum supaya mereka mencium bau parfum itu maka perempuan itu telah berzina” (HR. An Nasa’i)

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ بِقَوْمٍ لِيَجِدُوا رِيحَهَا فَهِىَ زَانِيَةٌ

“Wanita mana saja yang memakai parfum lalu melewati suatu kaum supaya mereka mencium bau parfum itu maka perempuan itu telah berzina” (HR. Ahmad)

2. Riba dan memakan harta riba

Di zaman sekarang, praktik riba marak terjadi. Banyak orang merasa tak berdosa bergelimang dengan riba. Bukan hanya kaum laki-laki, kaum wanita juga tidak sedikit yang terlibat dalam praktik riba. Entah sebagai pelaku, pencatat, marketing, maupun pengguna riba.

Padahal, riba merupakan dosa besar yang dosanya lebih berat daripada dosa zina. Satu dirham yang dimakan dari hasil riba lebih besar daripada zina 36 kali. Sedangkan dosa riba yang paling kecil, jika dilakukan laki-laki, seperti berzina dengan ibu kandungnya sendiri. Sebaliknya, dapat diqiyaskan jika riba itu dilakukan oleh wanita, dosanya seperti berzina dengan ayah kandungnya sendiri. Na’udzu billah.

دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً

“Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR. Ahmad dan Al Baihaqi)

الرِبَا ثَلاَثَةٌ وَسَبْعُوْنَ بَابًا أيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ الرُّجُلُ أُمَّهُ وَإِنْ أَرْبَى الرِّبَا عِرْضُ الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ

“Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan adalah semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi)

3. Bersentuhan kulit dengan laki-laki yang bukan mahramnya

Bersentuhan kulit dengan laki-laki yang bukan mahramnya sering kali dianggap biasa. Padahal itu termasuk dalam kategori zina tangan. Baik persentuhan, apalagi jika saling raba.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ

“Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh)” (HR. Muslim)

Begitu hebatnya dosa persentuhan laki-laki dan wanita yang bukan mahramnya ini hingga oleh Rasulullah disabdakan lebih baik seseorang ditusuk dengan jarum besi.

لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ

“Seseorang yang ditusuk kepalanya dengan jarum dari besi itu lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR. Thabrani)

4. Lesbi

Dalam kitab Ad Daa’ wa Ad Dawaa’, Ibnu Qayyim Al Jauziyah menjelaskan salah satu penyakit dalam kategori kesucian diri adalah perbuatan lesbi.

“Disebutkan dalam sebagian atsar yang marfu’: Jika seorang wanita mendatangi wanita yang lain maka keduanya adalah pezina” tulis Ibnu Qayyim.

Menurut Ibnu Qayyim, lesbi tidak bisa disamakan atau diqiyaskan dengan homoseks karena dalam lesbi tidak ada kemaluan yang masuk. Sehingga tidak ada hukuman hadd atas perbuatan tersebut. Meskipun demikian, ia termasuk dalam kategori zina secara umum sebagaimana zina mata, zina tangan, zina kaki dan zina mulut.

5. Zina mata dan anggota tubuh lainnya

Mungkin perbuatan ini lebih ringan daripada perbuatan-perbuatan pada poin sebelumnya. Namun ia juga disebut sebagai bagian dari zina.

Zina mata misalnya memandang lawan jenis dengan pandangan syahwat, berlama-lama menikmati melihat wajah dan tubuh lawan jenis, apalagi jika sampai melotot dan kemudian terbayang-bayang ketika sudah berpisah.

Zina telinga misalnya mendengar perkataan-perkataan yang membangkitkan syahwat.

Zina lisan misalnya mengucapkan kata-kata yang tak senonoh dan memancing syahwat. Melembut-lembutkan suara di depan lawan jenis sehingga memancing ketertarikan. Berbicara mendayu-dayu dan merayu, serta sejenisnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ

“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim)

Demikian lima perbuatan yang membuat wanita seakan-akan melakukan zina atau memikul dosa seperti dosanya zina. Semoga kita dimudahkan Allah untuk menjauhinya


Minggu, 25 Oktober 2015

Ayo perbaiki niat!!

Apa kabar imanmu hari ini duhai ukhti calon penghuni syurga?
Apakah ia terjaga? Aman dalam indahnya hatimu?
Ataukah kali ini engkau terjebak dalam kondisi futur?
Berkurangnya iman karena nikmatnya dunia?

Sudahkah tulus nikmatmu mencintai Allah?
Menyembah-Nya penuh ketawadhuan, meletakan-Nya pada urutan pertama dihatimu?
Mengingat-Nya disetiap helaan nafasmu, juga berdzikir pada-Nya disetiap detak jantungmu?

Ataukah engkau hanya mendekati-Nya semata-mata untuk mendapatkan apa yang engkau mau?
Kesuksesan dunia, harta melimpah, bahkan hati orang yang engkau cintai?


10 golongan wanita yang mendapat laknat..


Inilah 10 Golongan Wanita yang Dilaknat, Sesuai Hadis

Baca sampai habis sangat bermanfaat!!!

Banyak ladang pahala menjadi wanita. Mulai sebagai pribadi muslimah, sebagai istri, hingga sebagai seorang ibu. Namun, menurut hadis, ada pula wanita-wanita yang dilaknat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala meskipun mereka beridentitas muslimah.

Siapa saja mereka? Inilah 10 wanita yang dilaknat Allah

1. Wanita yang mengubah ciptaan Allah

Seperti artis yang melakukan operasi plastik agar semakin cantik. Ada yang ‘merenovasi’ wajahnya dengan teknologi terkini, menambah atau mengurangi, bahkan ada pula yang sampai berganti kelamin.


Hal-hal demikian termasuk dalam kategori mengubah ciptaan Allah. Dan Allah melaknat manusia –khususnya wanita- yang mengubah ciptaanNya.

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُوتَشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ


“Allah melaknat wanita yang menato, wanita yang minta ditato, wanita yang menghilangkan bulu di wajah, wanita yang merenggangkan giginya agar terlihat cantik, serta wanita yang mengubah ciptaan Allah” (HR. Bukhari)



Proses operasi plastik pada wajah. (sociorocketnewsen)

2. Menghilangkan bulu di wajah

Demi alasan kecantikan, tidak sedikit wanita yang mau melakukan apa saja baik yang beresiko besar maupun kecil. Baik yang halal maupun yang haram.



Di antara hal yang dilakukan demi alasan kecantikan namun dilarang oleh Allah adalah menghilangkan bulu di wajah.


Entah dengan cara operasi plastik atau menggunakan laser atau ‘membakarnya’ dengan lilin dan semacamnya.

Dalam lanjutan hadits tersebut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُوتَشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ

“Allah melaknat wanita yang menato, wanita yang minta ditato, wanita yang menghilangkan bulu di wajah” (HR. Bukhari)

Dalam riwayat Muslim disebutkan pula wanita yang menghilangkan bulu di wajah dan wanita yang minta bulu wajahnya dihilangkan.

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالنَّامِصَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ

“Allah melaknat wanita yang menato, wanita yang minta ditato, wanita yang menghilangkan bulu di wajah dan wanita yang minta bulu wajahnya dihilangkan” (HR. Muslim)


3. Wanita yang mentato maupun bertato

Tato adalah suatu tanda yang dibuat dengan memasukkan pigmen ke dalam kulit. Dulu, tato identik dengan preman laki-laki dan warna tatonya hitam.

Namun saat ini warna dan jenis tato lebih banyak variasinya.

Dulu mungkin sangat sulit mendapati wanita memakai tato. Namun di zaman yang katanya era globalisasi ini, tidak sedikit wanita yang membuat tato pada anggota tubuhnya.

Mulai yang diletakkan di tangan, kaki, punggung, paha, hingga daerah-daerah yang lebih ‘privasi’ lagi.

Tato –oleh kaum sekuler dan liberal- dipandang sebagai ekspresi kebebasan. Ia juga dipandang sebagai lambang keberanian dan untuk mempercantik diri. Sedangkan di sisi Allah, wanita yang bertato adalah wanita yang dilaknat.

Dalam hal ini yang dilaknat Allah adalah keduanya baik wanita yang mentato maupun wanita yang minta ditato.

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُوتَشِمَاتِ


“Allah melaknat wanita yang menato dan minta ditato” (HR. Bukhari)

4. Wanita yang menghina sahabat Nabi

Apakah ada wanita yang menghina sahabat Nabi? Ada. Siapa mereka? Pertama, mereka adalah orang-orang kafir yang memusuhi Islam.

Bukan hanya menghina sahabat Nabi, bahkan di antara mereka juga ada yang menghina Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Misalnya Pamela Geller, seorang aktivis anti-Islam yang di tahun ini menggelar kontes menggambar Nabi Muhammad.

Orang-orang syiah juga gencar menghina sahabat Nabi. Dan perlu diketahui, pengikut syiah bukan terbatas dari kalangan laki-laki.

Bahkan pengikut dari kalangan wanita cukup banyak. Dan tak ubahnya seperti laki-laki syiah, wanita syiah juga mencela dan mencaci sahabat Nabi terutama Abu Bakar, Umar dan Utsman radhiyallahu ‘anhum.


Bagi wanita-wanita yang mencaci dan menghina sahabat Nabi, Allah Subhanahu wa Ta’ala melaknat mereka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِذَا رَأَيْتُمُ الَّذِينَ يَسُبُّونَ أَصْحَابِى فَقُولُوا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى شَرِّكُمْ

“Jika kalian melihat orang-orang yang mencaci maki sahabat-sahabatku, maka katakanlah laknat Allah atas keburukan kalian” (HR. Tirmidzi)

5. Merenggangkan gigi supaya terlihat cantik

Ternyata merenggangkan gigi supaya terlihat cantik juga merupakan hal yang dilarang oleh Allah dan wanita yang melakukannya akan mendapatkan laknatNya.

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُوتَشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ

“Allah melaknat wanita yang menato, wanita yang minta ditato, wanita yang menghilangkan bulu di wajah dan wanita yang merenggangkan giginya agar terlihat cantik” (HR. Bukhari)


6. Wanita yang menyerupai laki-laki

Di zaman sekarang banyak wanita yang, entah sadar atau tidak, menyerupai laki-laki. Yang paling mudah ditemui adalah gaya pakaiannya. Seperti apa? Misalnya pakai celana, bahkan celana pendek.

Sudah menyerupai laki-laki, mengumbar aurat pula. Apalagi yang jenis hot pants.

Selain pakaian, menyerupai laki-laki juga bisa berbentuk gaya rambut. Sudah tidak berjilbab, rambut dipotong pendek tak ubahnya laki-laki.

Allah Subhanahu wa Ta’ala melaknat para wanita yang menyerupai laki-laki sebagai sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

لَعَنَ اللَّهُ الْمُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ وَالْمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ

“Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki”(HR. Ahmad)

7. Wanita yang menyambung rambut

Ini juga banyak didapati dilakukan oleh wanita: menyambung rambut. Baik yang warna dan bentuknya persis seperti rambutnya yang asli hingga tampak panjang. Maupun yang memakai wig dan sejenisnya.

Di zaman dulu hingga sekarang, menyambung rambut dengan rambut asli milik orang lain masih dikerjakan sebagian wanita.

Lagi-lagi, alasan mereka adalah demi kecantikan. Agar terlihat cantik dan agar terlihat anggun. Tentu saja dengan alasan itu mereka juga tidak berjilbab karena kalau berjilbab panjang pendeknya rambut menjadi tidak terlihat.

Jika berjilbab, hitam dan tidaknya rambut tidak terlihat. Jika berjilbab, berkilaunya rambut tidak bisa dipamerkan.

Dari pertimbangan-pertimbangan itu saja sebenarnya tampak bahwa orientasi mereka bukanlah agar suaminya semakin cinta tetapi agar ia cantik di hadapan orang lain; baik itu teman maupun lawan jenisnya.

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاصِلَةَ وَالْمُسْتَوْصِلَةَ


“Allah melaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang meminta rambutnya disambung” (HR. Bukhari)

8. Lesbi

Perbuatan yang tak kalah dilaknat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah orientasi kesukaan pada sesama jenis alias lesbian bagi wanita.

Allah sudah menciptakan laki-laki dan wanita untuk berpasang-pasangan. Melalui pernikahan mereka mendapatkan pahala ibadah sekaligus kenikmatan yang menyenangkan. Namun, sebagian orang mencari sesuatu di balik itu. mereka tidak menyukai hal yang normal.

Maka yang laki-laki menyukai laki-laki dan wanita menyukai wanita. Dan akhir-akhir ini fenomena itu makin banyak. LGBT istilahnya.

Setelah Amerika Serikat mengesahkan perkawinan sejenis, kaum LGBT semakin berani menampakkan dirinya dan mengekspos suaranya. Mereka sebut ini hak, padahal itu adalah dosa dan penyakit yang dilaknat oleh Allah.

Jika perbuatan lainnya hanya disebut laknat Allah sekali, khusus untuk perbuatan ini Rasulullah mengulangi penyebutan laknat Allah sebanyak dua kali.

لَعَنَ اللَّهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ لَعَنَ اللَّهُ مَنْ عَمِلَ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ


“Allah melaknat orang-orang yang mengerjakan perbuatan kaum Luth. Allah melaknat orang-orang yang mengerjakan perbuatan kaum Luth.” (HR. Ahmad)

9. Wanita pelaku riba

Riba adalah hal yang sangat berbahaya. Meskipun sepintas mendatangkan keuntungan, sesungguhnya ia adalah penghancur perekonomian.

Terutama orang yang dikenai riba, misalnya yang berhutang lalu dikenai bunga yang berlipat ganda.

Sedangkan bagi pemberi riba dan orang yang memakan keuntungan riba, sepintas ia untung besar. Namun harta yang demikian itu tidak pernah membawa barakah.

Allah mengharamkan riba dalam kitab suciNya. Namun, banyak orang yang terlibat dalam riba tidak terkecuali wanita.

Baik sebagai pemakan riba, pemberi riba, saksinya maupun pencatatnya. Mereka semua dilaknat oleh Allah subhanahu wa Ta’ala.


لَعَنَ اللَّهُ آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَشَاهِدَهُ وَكَاتِبَهُ

“Allah melaknat orang yang memakan (pemakai) riba, orang yang memberi riba, dua orang saksi dan pencatat (dalam transaksi riba)” (HR. Ahmad)

10. Wanita yang menyuap dan menerima suap

Dikatakan, Allah Subhanahu wa Ta’ala melaknat orang yang menyuap dan orang yang menerima suap. Tidak peduli apakan mereka laki-laki atau wanita. Sama saja.

لَعَنَ اللَّهُ الرَّاشِىَ وَالْمُرْتَشِىَ فِى الْحُكْمِ

“Allah melaknat orang yang menyuap dan menerima suap dalam hukum/pengadilan” (HR. Ahmad)

Demikian 10 wanita yang dilaknat Allah. Tentu masih banyak golongan lain yang juga dilaknat Allah baik berdasarkan Al Qur’an maupun hadits. Wallahu a’lam bish shawab.

Jangan sampai kita termasuk dari golongan orang yang sudah mengetahui kalau tidak di perbolehkan tetapi tetap dilakukan. Naudzubillahiminzalik..

Semoga kita tetap menjadi golongan orang orang yang beriman dan kuat dalam menjalankan perintahNya dan menjauhi laranganNya. Karena kita didunia ini hanyalah menumpang kepada yang mempunyai Alam semesta ini.

Amin ya Rabbal'alamin...



Hati-hati dengan Wanita Kristen Ortodox


Assalamualaikum, ukhti...

Hati-hati Agama Baru Kristen Ortodoks Syiria, Ibadahnya Meniru Islam


Kristen-Ortodoks-Syiria Beberapa hari terakhir ini, jagat Facebook dihebohkan dengan foto yang diduga agama baru yang meniru Islam, baik itu dari cara ibadah, pakaian, bacaan, bahkan tempat ibadah.

Agama baru yang disebut bernama Kristen Ortodoks Syiria ini menjadi sorotan para netizen di Facebook, dengan beredarnya gambar orang beribadah yang sekilas mirip dengan cara beribadah orang Islam. Kabar yang beredar itu bertuliskan:

INNALILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN…

Ya Allah… Musibah Besar Mengintai Ummat, Ada Agama baru yg meniru Islam.. (Muslim Wajib baca…!!)

Adalah Agama baru kristian ortodok dari syria dan lebanon..
Namanya Kristen Ortodoks Syiria (KOS).
Mereka sholat, puasa, zakat, Gerejanya berbentuk Masjid, dll.
Bangunan Gerejanya persis seperti Masjid milik Ummat muslim..
Bila dengar bacaan-bacaannya pun seperti alunan ayat quran..

Sungguh khawatir teruntuk anak-anak dan generasi kita, juga nantinya, jika kita kurang bertauhid (bertaqwa).

Aliran baru ini masuk ke Indonesia dari Syiria & Libanon, Agama Kristen yg menyerupai Islam.

Kenapa disebut agama baru?
Karena Nabi Isa tak pernah mengajarkan kristen dan trinitas,
semua Nabi dan Rasul termasuk Nabi Isa semua membawa agama tauhid kepada satu Tuhan yaitu Allah Ta’ala,dan agamanya yakni agama islam.

Dan agama baru KOS (Kristen Ortodoks Syria) saat ini sedang berleluasa di Indonesia..
Yg dibaca tu bukan Quran tapi injil dalam bahasa arab.

Apakah kalian pernah melihat berita ini di Facebook kalian? Apakah agama ini memang benar adanya? Wallahu A’lam.

Tolong sebarkankan berita ini, supaya berhati-hati saja.
Semoga bermanfaat yaahh...

Pacar yang sholeh, adakah?

Assalamualaikum ukhti.. selamat membaca;)

Pacarku ganteng, pinter, baik, sholeh lagi
Pacarku cantik, ramah, ceria, shalihah pula

Pengen punya pacar yg shalihah
Pengen punya pacar yg shalih
Cari dimana ya..
Sekarang udah langka..
Hiks hiks

Have you heard it?
Yang disana ngaku punya pacar shalih,
Yang disono galau pengen punya pacar shalih
Kasian berbi pala nya pusing. Fuh~
.
Shalih itu "predikat" yang berat, sayang..
Pacarmu shalih?
Yang shalih pasti tau kalau pacaran itu haram
Yang shalih pasti tau kalau pacaran itu zina
Yang shalih pasti tau kalau cinta ya nikahi atau akhiri

Shalih itu "gelar" yang bukan main, dear..
Cari pacar yang shalih?
Bisakah kamu cari daging babi yang halal?
Bisakah kamu cari arak memabukan yang halal?
Atau adakah surga didalam neraka?
.
Kamu bisa punya pacar, tapi sampai kapanpun kamu takkan milikki pacar yang shalih.
Kamu bisa cari pacar, tapi sampai kapanpun kamu takkan dapati pacar yang shalih☺

Nahh jadi gitu ukhti,masih mau cari pacar yang sholeh?... hehehe
Semogaa bermanfaatt yahhh☺

Hapus fotomu ya akhwatt..


Haii, ukhti☺
Film pendek, foto dan muslimah hijaber
.
Andaikan kita dilarang menangkap ikan di hari Sabtu seperti Bani Israil dahulu. Bagaimana menurut anda kalau ada orang yang jualan pancingan, jaring dan menyewakan perahu di hari Sabtu. Orang ini ngga ikut menangkap ikan, hanya jualan saja
.
"Saya ngga ikut nangkep lho, jadi ngga salah", ujarnya
.
Nah ketika ada yang beli pancingan darinya dan sewa perahunya untuk menangkap ikan, dia berseloroh,
"Salah dia sendiri yang nekat nangkep ikan, saya mah cuma jualan"...
.
Kira-kira menurut anda orang ini bener ngga?
.
Nah sekarang, lelaki itu diperintahkan untuk menundukkan pandangan kepada wanita yang bukan mahram-nya. Kalo sekarang ada wanita Muslimah hijaber upload foto ke internet, pasang foto di sosmed, bikin film pendek di youtube, bikin film religi, yang ia bebas dilihat-lihat di situ, plus dandanan dan busana yang sangat menarik dipandang mata, sambil seolah bilang: "hey ayo ayo lihat foto saya nih, cantik kan..", "ayo ayo tonton film aku nih, aku cantik lho di film ini..."..
.
Apa ini semua membuat para lelaki tambah menundukkan pandangan atau sebaliknya?
.
Nanti kalo si Muslimah ini berseloroh juga, "aku kan cuma upload foto, salah sendiri kamu (laki-laki) kenapa lihat?", "saya kan bikin film ini untuk dakwah, salah sendiri kamu (laki-laki) kenapa lihat film ini?"
.
Kira-kira bener ngga seperti itu?
.
Ustadz Yulian Purnama
@kajianislam .
.
.

Yaa.
semua orang butuh proses.
Karna semua memang butuh proses,
hijrahpun butuh proses.
namun,
jika nasihat tlah banyak dilontarkan sana-sini untuk
akuu,
kamu,
kalian
dan semuanya.
Marilah kita ambil tindakan.
ayolah kita mulai berubah.
pikirkan lagi,
untuk apa kita berjilbab?
untuk apa kita berniqab?
untuk tidak dilihat Mata ajnabi, bukan?
namun,
jika kita masih rajin upload photo di sosmed.
rasa-rasanya benar,
kata para ustad.
jika kita memang menutup rapat tubuh dan wajah,
tapi masih saja ingin dilihat.

hapus photomu :)
tak ada manfaat nya mengumbar photo indahmu
simpan saja digaleri hand phone mu.
itu jauh lebih baik bagimu


Semoga artikel pertama ini bermanfaat yaah
😊😊